NASA kini berada pada tahap akhir persiapan untuk misi Artemis 2, perjalanan berawak pertama umat manusia mengelilingi bulan dalam lebih dari setengah abad. Badan tersebut telah memulai hitungan mundur untuk “latihan pakaian basah” yang kritis – sebuah latihan skala penuh mengenai prosedur pengisian bahan bakar dan peluncuran – yang dijadwalkan pada tanggal 2 Februari pukul 9 malam. EST. Pengujian ini penting untuk memastikan semua sistem beroperasi sebelum peluncuran sebenarnya, yang saat ini dijadwalkan paling lambat tanggal 8 Februari.

Hitung mundur dan Detail Tes

Hitung mundur secara resmi dimulai pada 31 Januari pukul 20:13. EST, menandai T-48 jam 40 menit hingga simulasi peluncuran. Latihan tersebut akan melibatkan pemuatan propelan kriogenik ke dalam tangki roket Space Launch System (SLS), menjalankan rangkaian peluncuran lengkap, dan mempraktikkan prosedur “scrub” darurat jika timbul masalah. Seluruh proses akan berakhir sekitar pukul 1 pagi EST pada tanggal 3 Februari.

Mengapa hal ini penting: Misi Artemis 2 adalah peristiwa penting dalam eksplorasi ruang angkasa, yang mewakili langkah besar berikutnya dalam program Artemis NASA untuk menciptakan kehadiran manusia yang berkelanjutan di bulan. Memastikan roket SLS dan operasi darat sepenuhnya siap adalah hal yang sangat penting bagi keberhasilan misi.

Potensi Penundaan dan Jendela Peluncuran

Tes ini mengalami sedikit kemunduran karena suhu yang sangat dingin di Kennedy Space Center, yang awalnya menunda latihan dari tanggal semula. NASA mempertahankan jendela peluncuran pada bulan Februari (8-11), Maret, dan April jika latihan tanggal 2 Februari berjalan sesuai rencana.

Dampak pada Misi ISS: Peluncuran Artemis 2 dapat memengaruhi waktu misi Crew-12 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Jika Artemis 2 diluncurkan dalam jangka waktu awalnya (8-11 Februari), peluncuran Crew-12 akan ditunda hingga setidaknya 19 Februari untuk menghindari konflik dengan kembalinya astronot Artemis 2.

Gambaran Lebih Besar

Program Artemis bukan hanya tentang kembali ke bulan; ini adalah batu loncatan menuju misi masa depan ke Mars. Keberhasilan Artemis 2, dan ketelitian tes seperti latihan basah ini, akan sangat penting dalam menunjukkan kesiapan NASA untuk upaya luar angkasa yang lebih ambisius.

“Langkah-langkah ini memastikan tim sepenuhnya siap untuk hari peluncuran,” kata NASA dalam pembaruan resmi.

Misi Artemis 2 akan mengirimkan empat astronot dalam penerbangan lintas bulan selama 10 hari, menandai lompatan maju yang signifikan dalam eksplorasi ruang angkasa manusia. Keberhasilan misi ini bergantung pada pelaksanaan uji pengisian bahan bakar yang akan datang dengan sempurna dan koordinasi yang berkelanjutan antara NASA dan mitranya.